choi pan isi bengkuang

Cara Membuat Choi Pan Isi Bengkuang Khas Pontianak

Posted on

Cara Membuat choi pan isi bengkuang khas Pontianak- Choi pan merupakan salah satu makanan khas dari Pontianak yang sangat terkenal. Biasanya makanan ini disajikan sebagai menu sarapan di daerah Pontianak dan Singkawang. Namun, tidak sedikit juga orang yang menyantapnya sebagai cemilan saat menonton tv, bersantai bersama keluarga di rumah, atau disajikan untuk tamu yang sedang berkunjung ke rumah.

Choi pan khas Pontianak menggunakan isian berupa bengkuang yang diiris tipis memanjang seperti batang korek api. Bengkuang ini dicampur dengan ebi dan bawang putih untuk memberi rasa gurih dan sedap. Rasa gurih dan sedap dari isian dipadukan dengan tekstur bagian kulit yang kenyal membuat makanan ini terasa sangat nikmat.

Cita rasa choi pan isi bengkuang khas Pontianak ini sangat lezat sehingga jangan sampai Anda melewatkan masakan satu ini ketika berada di daerah Pontianak. Namun bagi Anda yang sedang tidak berada di daerah Pontianak tetapi ingin menikmati choi pan, Anda bisa membuatnya sendiri di rumah. Melalui artikel ini, Anda bisa mempraktekkan sendiri cara membuat choi pan khas Pontianak yang lezat. Selengkapnya mengenai cara pembuatan choi pan isi bengkuang khas Pontianak yang nikmat banget dapat kamu simak ulasannya di bawah ini.

choi pan isi bengkuang

Bahan kulit:

  • 200 gr tepung beras
  • 10 gr tepung sagu
  • 1/4 sdt garam
  • 450 ml air
  • 2 sdm minyak sayur

Bahan isi:

  • 1 buah bengkuang ukuran besar, serut
  • 5 siung bawang putih, haluskan
  • Gula pasir secukupnya
  • Merica bubuk secukupnya
  • Ebi secukupnya

Bahan Sambal Cuka:

  • Cabe rawit
  • Cabe merah besar
  • Bawang putih
  • Cuka
  • Gula pasir
  • Garam
  • Air

Cara membuat:

Bagian kulit:

  1. Masukkan tepung beras, sagu, air, garam, dan minyak sayur ke dalam baskom. Aduk-aduk hingga rata.
  2. Saring adonan tersebut, kemudian masak di atas api kecil sambil terus diaduk hingga adonan menggumpal.
  3. Setelah adonan menggumpal, matikan api dan masukkan adonan ke dalam plastik bersih.
  4. Uleni adonan hingga adonan menjadi licin dan rata.

Bagian isian:

  1. Panaskan sedikit minyak goreng, kemudian masukkan bawang putih ke dalamnya. Tumis hingga tercium bau harum.
  2. Masukkan ebi, kemudian aduk bentar.
  3. Masukkan bengkuang, gula pasir, dan merica bubuk. Aduk hingga rata. Koreksi rasanya, matikan api jika rasanya sudah pas.

Sambal cuka:

  1. Haluskan cabe rawit, cabe merah besar, dan bawang putih. Masak bersama dengan sedikit air.
  2. Tambahkan cuka, garam, dan gula pasir. Masak terus hingga mendidih.

Penyelesaian:

  1. Taburi tangan dengan tepung sagu. Hal ini bertujuan agar memudahkan kita dalam membentuk adonan. Ambil adonan kulit sesuai keinginan, kemudian bentuk seperti membuat pempek atau sesuai keinginan Anda.
  2. Letakkan bahan isian isian di atas adonan kulit, kemudian tutup bahan isian dengan kulit. Usahakan bahan isian tertutup sempurna oleh kulit sehingga tidak ada bagian isian yang terlihat.
  3. Olesi daun pisang dengan minyak sayur, kemudian susun adonan yang sudah dibentuk di atas daun pisang. Lakukan langkah ini hingga semua adonan habis.
  4. Kukus choi pan selama 10-15 menit, kemudian angkat.
  5. Taburi choi pan dengan bawang putih goreng yang sudah dihaluskan. Sajikan choi pan bersama saus cuka.

Kunci kelezatan choi pan terletak pada bagian isiannya. Jadi rasa gurih dan aroma khas bawang putih pada tumisan sayurnya harus terasa. Oh iya, choi pan sangat nikmat disajikan selagi masih hangat apalagi pas cuaca lagi dingin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *